{"id":7810,"date":"2023-12-19T23:16:41","date_gmt":"2023-12-19T23:16:41","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=7810"},"modified":"2023-12-19T23:16:53","modified_gmt":"2023-12-19T23:16:53","slug":"tiga-kasus-menonjol-di-2023-jadi-catatan-polda-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2023\/12\/19\/tiga-kasus-menonjol-di-2023-jadi-catatan-polda-lampung\/","title":{"rendered":"Tiga Kasus Menonjol di 2023 Jadi Catatan Polda Lampung"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bandar Lampung,hariansatelit.com<\/p>\n<p>Menjelang akhir tahun 2023, Polda Lampung mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki tahun depan.<\/p>\n<p>Kekurangan tersebut terkait sejumlah kasus maupun momen menonjol yang menjadi catatan khusus oleh Polda Lampung sebagai refleksi tahun 2023 ini.<\/p>\n<p>Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika menyebut diksi &#8220;refleksi&#8221; berarti adalah bercermin.<\/p>\n<p>&#8220;Melihat di cermin, apa yang sudah kita lakukan dan belum kita lakukan,&#8221; kata Helmy dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2023 Pemprov Lampung di Hotel Novotel, Senin (18\/12\/2023).<\/p>\n<p>Dalam hal bercermin, Helmy mengatakan, apa yang terlihat adalah kebalikan. Dia menganalogikan sebagai kaum ibu yang sedang berias.<\/p>\n<p>&#8220;Ibu-ibu kalau sedang bercermin pasang alis, kalau alisnya sudah benar tidak akan bercermin lagi. Tapi kalau alisnya belum betul dia akan terus,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sehingga, dalam menyampaikan refleksi capaian tahun 2023, Helmy mengaku tidak akan memberikan poin keberhasilan mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Yang baik biarlah itu baik kita pertahankan kita tingkatkan. Saya ingin jujur, menyampaikan bahwa kami Polda Lampung selaku penanggung jawab di bidang kamtibmas, masih banyak kekurangan,&#8221; kata Helmy.<\/p>\n<p>Menurut Helmy, sejumlah kasus menonjol menjadi catatan Polda Lampung menjelang akhir tahun 2023. Kasus-kasus ini mulai dari narkoba hingga korupsi proyek nasional.<\/p>\n<p>Helmy mengatakan ada beberapa kasus yang perlu diberi &#8220;huruf tebal&#8221; selama tahun 2023.<\/p>\n<p>Pertama adalah kasus jaringan narkotika internasional dibawah kendali Fredy Pratama dan jaringan Aceh.<\/p>\n<p>Empat orang tahanan jaringan Aceh ini kabur dari rutan Mapolda Lampung pada awal Desember 2023 lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulilah sudah tertangkap orang yang menjemput dan sebagainya. Mudah-mudahan semuanya (tahanan) bisa kembali kita dapatkan (tangkap),&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Kemudian kasus korupsi di proyek nasional bendungan Margatiga, Lampung Timur.<\/p>\n<p>&#8220;Ini yang menjadi PR terkait Margatiga<br \/>\nPak Gubernur memberikan atensi penuh, Pak Presiden juga,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Potensi korupsi dalam proyek nasional ini mencapai ratusan miliar. Kasus ini masih dalam proses penyidikan Ditreskrimsus Polda Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Urusan tindak pidana korupsi sudah kita tangani, tetapi proses penegakan hukum tidak boleh menggangu pekerjaan proyek nasional,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Masalah lain di Lampung yang menonjol adalah sengketa lahan. Helmy mengatakan, dari data ATR\/BPN, Provinsi Lampung menduduki nomor 4 masalah sengketa lahan tertinggi.<\/p>\n<p>Menurut Helmy, sengketa lahan ini sangat mudah memicu konflik horizontal di masyarakat. Dia mencontohkan kasus sengketa lahan PT Bumi Sentosa Abadi (PT BSA) dengan warga tiga kampung di Lampung Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sengketa lahan bisa diselesaikan satu persatu maka akan memberikan iklim investasi yang baik,&#8221; katanya.(Herwan)<\/p>\n<p>KABID HUMAS POLDA LAMPUNG<br \/>\nKombes Pol Umi Fadilah Astutik.,S.Sos ,S.Ik.,M.S<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Bandar Lampung,hariansatelit.com Menjelang akhir tahun 2023, Polda Lampung mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki tahun depan. Kekurangan tersebut<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7811,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-7810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bandarlampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7810"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7812,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810\/revisions\/7812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}