{"id":36247,"date":"2026-08-17T00:30:09","date_gmt":"2026-08-17T00:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=36247"},"modified":"2026-08-17T00:30:17","modified_gmt":"2026-08-17T00:30:17","slug":"warga-lampung-tengah-bakar-pt-bsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2026\/08\/17\/warga-lampung-tengah-bakar-pt-bsa\/","title":{"rendered":"Warga Lampung Tengah Bakar PT BSA"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Tengah, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah mendatangi kantor perusahaan perkebunan PT BSA. Mereka melakukan perusakan hingga pembakaran bangunan.<\/p>\n<p>Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12\/8\/2026) siang. Kericuhan ini merupakan buntut panjang konflik menahun antara masyarakat adat dan perusahaan terkait perebutan lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang berada di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.<\/p>\n<p>Data terbaru kepolisian mencatat, aset yang terdampak tidak hanya berupa kantor dan gudang. Sebanyak 26 unit mes karyawan PT BSA turut terbakar dalam kerusuhan yang terjadi pada Rabu (12\/8\/2026). Selain mes karyawan, satu kantor perusahaan, satu pos satpam, gudang genset, gudang pupuk, gudang bahan bakar minyak (BBM), gudang bengkel, gudang logistik, serta dua bangunan laboratorium juga rusak dan terbakar.<\/p>\n<p>Sejumlah kendaraan dan alat berat ikut terdampak. Polisi mencatat tiga traktor, tiga kendaraan tangki air, tiga truk, satu Ford Ranger double cabin, satu Daihatsu Taft, serta dua sepeda motor terbakar.<\/p>\n<p>Kerusakan juga terjadi pada fasilitas penyimpanan bahan bakar milik perusahaan. Polisi mencatat sekitar 9.400 liter BBM jenis solar, yang merupakan solar industri dari Way Lunik, ikut terbakar. Selain itu, sebanyak 418 liter oli juga terbakar dalam insiden tersebut. <\/p>\n<p>Meski kerusakan meluas, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kerusuhan. Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut. &#8220;Syukurnya, puji Tuhan, Alhamdulillah, tidak ada korban sama sekali, tidak ada baik korban luka ringan maupun luka berat, apalagi korban jiwa,&#8221; kata Charles, Kamis (13\/8\/2026)<\/p>\n<p>Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan perselisihan lahan antara masyarakat dan pihak perusahaan.<\/p>\n<p>Menurut Kapolres, gejolak yang terjadi merupakan bagian dari dinamika persoalan lahan yang telah berlangsung cukup lama. Situasi kemudian berkembang setelah muncul keberatan dari masyarakat terhadap aktivitas panen kelapa sawit yang dilakukan pihak perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan keterangan yang kami terima, persoalan ini berawal dari adanya perbedaan klaim mengenai hak dan penguasaan atas lahan antara masyarakat dengan pihak perusahaan,\u201d kata Kapolres, Kamis (13\/8\/26).<\/p>\n<p>Dari sisi perusahaan, PT BSA menyatakan memiliki izin dan legalitas dari pemerintah untuk mengelola serta memanen hasil perkebunan di area tersebut.<\/p>\n<p>Sementara dari sisi masyarakat, warga mengklaim lahan tersebut merupakan tanah ulayat atau tanah adat yang menurut mereka belum pernah diperjualbelikan maupun dikerjasamakan secara sah dengan pihak perusahaan. (Lastri)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Tengah, hariansatelit.com Masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah mendatangi kantor perusahaan perkebunan PT BSA. Mereka melakukan perusakan hingga pembakaran bangunan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-36247","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lamteng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36247","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36247"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36249,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36247\/revisions\/36249"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}