{"id":35235,"date":"2026-07-21T13:35:23","date_gmt":"2026-07-21T13:35:23","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=35235"},"modified":"2026-07-21T13:35:29","modified_gmt":"2026-07-21T13:35:29","slug":"pemkab-tubaba-hidupkan-kembali-budaya-uluan-nughik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2026\/07\/21\/pemkab-tubaba-hidupkan-kembali-budaya-uluan-nughik\/","title":{"rendered":"Pemkab Tubaba Hidupkan Kembali Budaya Uluan Nughik"},"content":{"rendered":"<p>Tulang Bawang Barat, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat menghidupkan kembali potensi kawasan budaya Uluan Nughik. Tak sekadar menjadi museum pasif, kawasan tersebut bakal disulap menjadi pusat etnografi interaktif, sarana edukasi non-formal, sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat berbasis kebudayaan lokal.<\/p>\n<p>Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Persiapan Focus Group Discussion (FGD) Etnografi Rumah Badik yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., di Ruang Rapat Sekda, Selasa (21\/7\/2026). Rapat turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.<\/p>\n<p>Mengutip arahan Bupati Tubaba, Sekda Iwan Mursalin menyampaikan bahwa pembenahan kawasan Uluan Nughik berfokus pada efisiensi aset dan keberlanjutan. Kawasan yang mencakup Rumah Badik, Rumah Tubaba Cerdas, Sekolah Kesenian, Rumah Keramik, hingga deretan rumah adat tersebut diharapkan tidak menjadi beban anggaran semata, melainkan menjadi ruang hidup yang menghasilkan nilai tambah bagi warga.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tidak ingin kawasan ini sekadar menjadi proyek sesaat atau museum yang sepi kunjungan. Kita ingin ada aktivitas harian yang hidup. Ada anak-anak sekolah yang belajar membatik, ada perajin yang membuat keramik dan pisau, serta ada transaksi ekonomi yang memutar roda kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujar Iwan Mursalin dalam arahannya.<\/p>\n<p>Pemerintah Daerah menegaskan posisinya sebagai fasilitator dan pemasar (marketing) bagi para pelaku UMKM serta seniman lokal. Melalui skema kolaborasi ini, para pengrajin dan pelaku usaha tidak hanya diberi ruang berkarya, tetapi juga difasilitasi agar produk-produk kerajinan dan oleh-oleh khas Tubaba dapat diserap pasar secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Tubaba menetapkan langkah efisien tanpa pemborosan anggaran. Fokus awal akan diarahkan pada pembenahan ringan, pembersihan kawasan, dan inventarisasi aset yang melibatkan Dinas PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup (LH). <\/p>\n<p>Di sisi lain, keterlibatan lintas OPD menjadi kunci penggerak kawasan:<br \/>\n\u2022 Dinas Pendidikan: Menyiapkan skema kunjungan edukatif berkala bagi para siswa (PAUD hingga menengah) untuk mengenal seni, budaya, dan kriya lokal.<br \/>\n\u2022 Dinas Koperindag dan UKM serta Bapperida: Memetakan dan mendampingi para pelaku UMKM agar memiliki tempat display produk yang representatif dan bernilai jual.<br \/>\n\u2022 Dinas Kominfo dan OPD Terkait: Menyiapkan pengarsipan sejarah serta narasi promosi budaya yang berjejaring hingga lintas daerah.<\/p>\n<p>Mengambil pelajaran dari keberhasilan daya tarik Islamic Center Tubaba, Pemkab optimis Uluan Nughik akan menjadi destinasi favorit baru. Promosi akan berfokus pada daya tarik organik, di mana setiap pengunjung, pelajar, dan wisatawan yang hadir dapat membagikan pengalaman autentik mereka di media sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Setiap orang yang hadir di Uluan Nughik adalah pewarta keindahan Tubaba. Ketika orang melihat ada proses pembuatan kriya yang anggun, tempat belajar yang nyaman, dan karya seni yang indah, magnet itu akan bekerja secara alami,&#8221; pungkas Sekda.<\/p>\n<p>Guna mematangkan langkah eksekusi, seluruh jajaran OPD ditargetkan menyelesaikan pengumpulan data dan dokumen etnografi untuk dibahas kembali dalam penyusunan blueprint resmi pada pekan depan. (Joli)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tulang Bawang Barat, hariansatelit.com Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat menghidupkan kembali potensi kawasan budaya Uluan Nughik. Tak<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35236,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-35235","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tubaba"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35235","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35235"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35237,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35235\/revisions\/35237"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}