{"id":33173,"date":"2026-05-24T04:15:25","date_gmt":"2026-05-24T04:15:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=33173"},"modified":"2026-05-24T04:15:31","modified_gmt":"2026-05-24T04:15:31","slug":"empat-warisan-bersejarah-diusulkan-jadi-cagar-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2026\/05\/24\/empat-warisan-bersejarah-diusulkan-jadi-cagar-budaya\/","title":{"rendered":"Empat Warisan Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Timur, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan sejarah dan budaya daerah. Hal itu ditandai dengan digelarnya sidang rekomendasi penetapan dan pemeringkatan cagar budaya tingkat kabupaten di Aula Utama Setdakab Lampung Timur, Jumat (22\/5\/2026).<\/p>\n<p>Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi menegaskan bahwa keberadaan cagar budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi identitas dan jati diri daerah yang harus dijaga bersama.<\/p>\n<p>\u201cCagar budaya merupakan identitas, saksi sejarah, dan warisan leluhur yang tidak ternilai bagi generasi penerus,\u201d ujar Rustam.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Lampung Timur memiliki kekayaan sejarah yang sangat beragam, mulai dari peninggalan masa prasejarah, pengaruh Hindu-Buddha, hingga jejak peradaban pada masa kerajaan dan kemerdekaan.<\/p>\n<p>Menurutnya, penetapan status cagar budaya di tingkat kabupaten menjadi langkah penting dalam memberikan perlindungan hukum terhadap benda dan situs bersejarah agar keberadaannya tetap terpelihara.<\/p>\n<p>Ia berharap, objek yang nantinya resmi ditetapkan sebagai cagar budaya dapat terus dirawat dan dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang membanggakan masyarakat Lampung Timur.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat, akademisi, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga kelestarian cagar budaya, khususnya generasi muda sebagai penerus,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dalam sidang tersebut, terdapat empat Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang diusulkan menjadi Benda Cagar Budaya Peringkat Kabupaten.<\/p>\n<p>Objek pertama adalah Arca Gramadewata yang ditemukan pada tahun 1963 di Bukit Langkap, Kecamatan Sribhawono. Bukit dengan ketinggian sekitar 175 meter di atas permukaan laut itu dikenal sebagai salah satu penanda geografis penting di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Objek kedua yakni Arca Perwujudan Bodhisattva yang berasal dari abad ke-14 hingga ke-15. Arca ini ditemukan pada 14 Agustus 1957 di kawasan Punden Berundak 7, Situs Pugung Raharjo, dan menjadi bukti kesinambungan budaya megalitik dengan pengaruh Hindu-Buddha di Lampung.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Prasasti Bungkuk yang ditemukan pada tahun 1985 di tepi Sungai Way Sekampung, Kecamatan Jabung. Prasasti berbahan batu andesit itu menggunakan aksara Pallawa dan bahasa Melayu kuno yang menunjukkan kuatnya pengaruh Sriwijaya di wilayah Lampung Timur.<\/p>\n<p>Sementara objek keempat adalah Prasasti Dalung Bojong yang dibuat pada tahun 1691 Masehi pada masa Kesultanan Banten. Prasasti berbahan tembaga tersebut memuat aturan mengenai tata kelola pemerintahan, pelayaran, hingga perdagangan lada yang pernah berkembang di wilayah Lampung. (Nasir)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur, hariansatelit.com Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan sejarah dan budaya daerah. Hal itu ditandai<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33174,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-33173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lamtim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33173"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33173\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33175,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33173\/revisions\/33175"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}