{"id":32894,"date":"2026-05-16T01:35:53","date_gmt":"2026-05-16T01:35:53","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=32894"},"modified":"2026-05-16T01:37:15","modified_gmt":"2026-05-16T01:37:15","slug":"forwin-apresiasi-keberhasilan-polda-lampung-dalam-mengungkap-kematian-bripka-arya-supena","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2026\/05\/16\/forwin-apresiasi-keberhasilan-polda-lampung-dalam-mengungkap-kematian-bripka-arya-supena\/","title":{"rendered":"Forwin Apresiasi Keberhasilan Polda Lampung dalam Mengungkap Kematian Bripka Arya Supena"},"content":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Ketua Forum Wartawan Independen Nusantara (FORWiN) menyampaikan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Lampung dalam mengungkap kematian Bripka (Anumerta) Arya Supena yang gugur saat menjalankan tugas melindungi masyarakat.<\/p>\n<p>Dini hari Jumat tanggal (15 mei 2026) pelaku penembakan Bripka (Anumerta) Arya Supena, Bahroni, akhirnya tewas di tembak polisi, setelah sempat masuk daftar buronan aparat kepolisian di Bandar Lampung. Kasus tersebut sebelumnya menyita perhatian publik karena menewaskan anggota Polisi saat menjalankan tugas mengagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Keberhasilan pengungkapan kasus ini langsung diumumkan secara resmi dalam konfrensi pers di Polda Lampung. Dalam penanganan kasus tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan dua tersangka utama atas nama Bahroni alias Roni (23) yang tewas saat penangkapan melakukan perlawanan di Teluk Hantu Pesawaran desa Pagar Jaya dan Hamli alias Ham (27). Keduanya diduga kuat sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor, sekaligus selaku penembak korban yang gugur dilokasi kejadian Sabtu 09 mei 2026 lalu.<\/p>\n<p>Menurut keterangan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegap, peristiwa berdarah itu bermula saat kedua tersangka beraksi mencuri sepeda motor mengunakan kunci T di kawasan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Aksi mereka diketahui dan digagalkan oleh Bripka Arya yang saat itu selesai bertugas. Alih alih menyerah, pelaku melakukan perlawanan merebut senjata api milik korban dan menembakannya tepat kearah kepala, hingga mengakibatkan kematian seketika.<\/p>\n<p>Berkat ketelitian,kerja keras, penyelidikan secara intensif yang di lakukan pihak kepolisian selama beberapa hari, kedua buronan berhasil terendus dan tertangkap. Hamli tertangkap lebih dulu di wilayah Lampung Timur Senin (11\/05\/2026) sedangkan Bahroni tewas, saat ditangkap melakukan perlawanan, di kawasan wilayah Pesawaran. Berbagai barang bukti penting milik korban yang sempat di ambil dan di bawa kabur para pelaku, berhasil di sita dari tangan pelaku.<\/p>\n<p>Merespon langkah tegas ini, ketua umum FORWiN menyatakan rasa bangganya, kami mengapresiasi kinerja jajaran Polda yang begitu cepat dan tuntas mengungkap, menangani kasus yang memilukan ini.<br \/>\nKeberhasilan ini membuktikan bahwa kepolisian benar benar bekerja serius menegakan hukum, dan membayar nyawa pengabdian anggota mereka dengan keadilan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga menilai, langkah ini menjadi pesan tugas bagi para pelaku kejahatan, bahwa tindakan kekerasan, apalagi yang berujung pada hilangnya nyawa penegak hukum tidak akan di biarkan dan pasti akan di tindak seberat beratnya, Bripka Arya gugur sebagai pahlawan karena menjaga keamanan kita semua. Keberhasilan mengungkap kasus ini adalah bentuk penghormatan tertinggi atas pengorbanannya,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Pihaknya pun berharap, penanganan kasus ini dapat dilanjutkan kemeja hijau, agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dan memberikan efek jera, sekaligus menenangkan keluarga almarhum dan masyarakat luas yang turut barduka atas peristiwa tersebut. Di akhir pernyataan nya ia juga mendoakan agar almarhum Arya Supena di tempatkan di tempat yang terbaik di sisi Tuhan yang maha esa atas segala pengabdiannya. (Awal)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, hariansatelit.com Ketua Forum Wartawan Independen Nusantara (FORWiN) menyampaikan apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Lampung dalam mengungkap kematian<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32882,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-32894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bandarlampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32895,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32894\/revisions\/32895"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32882"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}