{"id":31017,"date":"2026-04-09T00:14:24","date_gmt":"2026-04-09T00:14:24","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=31017"},"modified":"2026-04-09T00:14:33","modified_gmt":"2026-04-09T00:14:33","slug":"gubernur-lampung-realisasikan-perbaikan-ruas-jalan-kasui-air-ringkih-di-way-kanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2026\/04\/09\/gubernur-lampung-realisasikan-perbaikan-ruas-jalan-kasui-air-ringkih-di-way-kanan\/","title":{"rendered":"Gubernur Lampung Realisasikan Perbaikan Ruas Jalan Kasui\u2013Air Ringkih di Way Kanan"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Way Kanan, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Penantian panjang masyarakat selama belasan tahun akhirnya mulai terjawab dengan dimulainya pembangunan ruas jalan Kasui\u2013Air Ringkih di Kabupaten Way Kanan.<\/p>\n<p>Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau ruas tersebut pada Rabu (8\/4\/2026).<\/p>\n<p>Selama lebih dari satu dekade, warga harus bertahan dengan kondisi jalan rusak bahkan sebagian belum pernah tersentuh aspal.<\/p>\n<p>Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026 mulai merealisasikan perbaikan ruas tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Way Kanan.<\/p>\n<p>Ruas Kasui\u2013Air Ringkih sendiri memiliki panjang sekitar 26,295 kilometer dengan tingkat kemantapan jalan baru mencapai 45,03 persen.<\/p>\n<p>Gubernur Mirza dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan jalan ini harus dilakukan dengan kualitas terbaik, mengingat besarnya harapan masyarakat yang telah menunggu lama.<\/p>\n<p>\u201cKurang lebih 15 tahun jalan ini tidak diperbaiki. Masyarakat sudah sangat sabar, mereka menahan kondisi jalan rusak bertahun-tahun. Jadi saya minta pekerjaan ini dilakukan sebaik mungkin sesuai spesifikasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar pekerjaan proyek, tetapi merupakan amanah yang membawa harapan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan hanya soal kontrak pekerjaan, tapi ini adalah wujud dari doa-doa masyarakat. Jangan sampai hasilnya mengecewakan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Gubernur Mirza juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan, terutama pada sistem drainase agar jalan yang dibangun dapat bertahan lama.<\/p>\n<p>\u201cKalau dijaga dengan baik, jalan ini bisa bertahan hingga 20 tahun. Tapi harus dijaga bersama, terutama aliran airnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kepala Kampung Gunung Sari Malik Irsan menggambarkan secara mendalam bagaimana penantian panjang itu kini berbuah harapan.<\/p>\n<p>Ia menyebut, bagi masyarakat Rebang Tangkas, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan mendasar yang telah lama dirasakan namun belum terpenuhi.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan hanya soal jalan dibangun, tapi ini tentang harapan masyarakat yang akhirnya dijawab. Kami sudah menunggu ini berpuluh-puluh tahun, bahkan sudah menjadi cerita turun-temurun di tengah masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, selama ini kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membatasi ruang gerak ekonomi dan aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Ia menuturkan bahwa masyarakat kerap menghadapi risiko tinggi saat melintasi ruas tersebut, mulai dari keterlambatan distribusi hasil pertanian hingga kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kondisi jalan yang tidak memadai.<\/p>\n<p>\u201cRebang Tangkas ini salah satu wilayah penghasil sawit di Way Kanan. Jadi jalan ini benar-benar menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Ketika jalan rusak, semua ikut terdampak, mulai dari petani, pedagang, sampai aktivitas sosial masyarakat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Malik berpendapat bahwa bagi masyarakat, kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian nyata sekaligus memberikan keyakinan bahwa pembangunan ini akan berjalan sesuai harapan.<\/p>\n<p>\u201cAtas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan semua pihak terkait. Kami merasa diperhatikan, dan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus bergerak maju,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia berharap perubahan signifikan akan segera dirasakan, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Pembangunan ruas ini memiliki nilai strategis karena akan meningkatkan konektivitas antarwilayah.<\/p>\n<p>Jika tersambung hingga perbatasan Sumatera Selatan, ruas ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh hingga sekitar 1,5 jam dari Muara Dua menuju Bandar Lampung tanpa harus melalui Martapura.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 172 miliar untuk perbaikan jalan di Kabupaten Way Kanan, mencakup 7 paket kegiatan dari total 13 ruas jalan.<\/p>\n<p>Khusus untuk ruas Kasui\u2013Air Ringkih, dialokasikan anggaran sebesar Rp. 53,319 miliar untuk penanganan sepanjang 5,6 kilometer yang terbagi dalam dua segmen.<\/p>\n<p>Selain peningkatan kualitas jalan, proyek ini juga mencakup pelebaran badan jalan dari sebelumnya 3,5 meter menjadi 6 meter, dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri sehingga total lebar mencapai 8 meter.<\/p>\n<p>Metode konstruksi yang digunakan pun ditingkatkan dengan mengganti aspal (hotmix) menjadi rigid pavement untuk meningkatkan daya tahan jalan.(Adpim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Way Kanan, hariansatelit.com Penantian panjang masyarakat selama belasan tahun akhirnya mulai terjawab dengan dimulainya pembangunan ruas jalan Kasui\u2013Air Ringkih<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31018,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-31017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-waykanan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31017"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31017\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31019,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31017\/revisions\/31019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}