{"id":26332,"date":"2025-11-02T12:07:36","date_gmt":"2025-11-02T12:07:36","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=26332"},"modified":"2025-11-02T12:07:47","modified_gmt":"2025-11-02T12:07:47","slug":"klh-pastikan-penanganan-cesium-137-pada-cengkih-lampung-selatan-selesai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2025\/11\/02\/klh-pastikan-penanganan-cesium-137-pada-cengkih-lampung-selatan-selesai\/","title":{"rendered":"KLH Pastikan Penanganan Cesium-137 pada Cengkih Lampung Selatan Selesai"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan, hariansatelit.com<\/p>\n<p>Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan penanganan paparan radioaktif cesium-137 (Cs-137) pada komoditas cengkih di Lampung Selatan telah tuntas dan dinyatakan aman, setelah melalui proses dekontaminasi di lapangan serta pemeriksaan laboratorium berlapis.<\/p>\n<p>Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, lokasi yang sebelumnya ditemukan mengandung unsur radioaktif telah diamankan secara permanen.<\/p>\n<p>&#8220;Teman-teman Satgas juga telah menyelesaikan penanganan radionuklida cesium-137 di Lampung Selatan,&#8221; ujarnya di Serang, Banten, Jumat (31\/11\/2025).<\/p>\n<p>Hanif menjelaskan, area pemakaman yang menjadi titik awal temuan telah disemen untuk mencegah penyebaran partikel radioaktif. \u201cYang di Lampung Selatan, di pemakaman sudah clear,\u201d katanya menegaskan.<\/p>\n<p>Menurut dia, tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh produk yang sempat terindikasi paparan dari wilayah tersebut ditangani sesuai prosedur, termasuk rencana pengiriman ulang dari Surabaya.<\/p>\n<p>\u201cTanggal 31 (Oktober) ini teman-teman di Surabaya sedang menunggu re-export dari cengkih yang dipersoalkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cUntuk Lampung sudah selesai, dan semua proses pengendalian berjalan sesuai standar keselamatan,\u201d ujar Hanif menambahkan.<\/p>\n<p>Ia memastikan pemerintah akan terus memantau hasil pengujian lanjutan hingga semua produk dan lahan terdampak dinyatakan aman untuk aktivitas masyarakat.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 (Satgas Cs-137) memastikan hanya satu dari 12 kontainer berisi cengkih yang dikirim ke Amerika Serikat (AS) terindikasi terkontaminasi zat radioaktif.<\/p>\n<p>&#8220;Satu kontainer suspect 137 (Cs-137) berisi cengkih dijadwalkan tiba di Surabaya pada 29 Oktober 2025. Jadi kontainer yang suspect itu hanya satu,&#8221; kata Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Cs-137, Bara Krishna Hasibuan.<\/p>\n<p>Satgas telah melakukan pemeriksaan lapangan untuk kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, serta pengujian di laboratorium Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerima kedatangan kontainer cengkih yang disuspek tersebut.<\/p>\n<p>\u201cJika terbukti terdapat kontaminasi Cs-137, produk tersebut akan segera dimusnahkan demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,\u201d kata Bara.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa fasilitas pengolahan cengkih milik PT Natural Java Spice (NJS) di Surabaya serta perkebunan cengkih di Pati, Jawa Tengah, telah dinyatakan bebas dari kontaminasi dan berstatus clean and clear. (Siahaan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan, hariansatelit.com Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan penanganan paparan radioaktif cesium-137 (Cs-137) pada komoditas cengkih di Lampung Selatan telah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26333,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-26332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lamsel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26332"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26332\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26334,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26332\/revisions\/26334"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}