{"id":21584,"date":"2025-03-12T23:24:41","date_gmt":"2025-03-12T23:24:41","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=21584"},"modified":"2025-03-12T23:24:48","modified_gmt":"2025-03-12T23:24:48","slug":"gubernur-lampung-perbaikan-jalan-di-pringsewu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2025\/03\/12\/gubernur-lampung-perbaikan-jalan-di-pringsewu\/","title":{"rendered":"Gubernur Lampung Perbaikan Jalan di Pringsewu"},"content":{"rendered":"<p>Prengsewu,hariansatelit.cim<\/p>\n<p>Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memulai perbaikan jalan di Kabupaten Pringsewu sebagai bagian komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur di provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.\u00a0<\/p>\n<p>Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cInfrastruktur jalan adalah alat utama dalam mewujudkan seluruh program kerja, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Kami ingin memastikan distribusi hasil pertanian lebih efisien dan harga kebutuhan pokok lebih stabil,\u201d ujar RMD ketika menyampaikan sambuta pada acara ground breaking Jalan di Pringsewu, Selasa 11 Febuari 2025.<\/p>\n<p>RMD menekankan kondisi jalan yang buruk berkontribusi pada tingginya biaya distribusi, yang pada akhirnya merugikan petani. Jika jalan rusak, harga gabah dan hasil panen lainnya justru turun karena beban distribusi yang mahal.<\/p>\n<p>Karena itu, sambungnya, Pemprov akan memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan aktivitas ekonomi yang signifikan.Rabu (12\/3\/2025)<\/p>\n<p>Salah satu proyek utama yang dikerjakan adalah peningkatan jalan dari Pringsewu hingga Lampung Utara sepanjang 75 kilometer.<\/p>\n<p>\u201cJalan ini sangat penting karena melewati daerah pertanian dengan lebih dari satu juta penduduk yang bergantung pada akses transportasi yang baik,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya kebijakan terkait kendaraan over dimensi dan over load (ODOL) yang sering menjadi penyebab utama kerusakan jalan.<\/p>\n<p>Menurutnya, perlu ada langkah tegas agar kendaraan-kendaraan dengan muatan berlebih dari luar Lampung tidak semakin memperburuk kondisi jalan di provinsi ini.<\/p>\n<p>\u201cAgar supaya kendaraan tersebut tidak memperburuk keadaan Jalan Lampung,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>RMD juga masyarakat turut mengawal proyek ini agar hasil pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Menurutnya, perbaikan jalan ini harus dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama agar tidak cepat rusak.<\/p>\n<p>\u201cJalan ini adalah milik kita bersama. Jangan sampai rusak sebelum waktunya karena penggunaan yang tidak bijak,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M. Taufiqullah, menyebutkan bahwa Kabupaten Pringsewu memiliki tiga ruas jalan provinsi dengan total panjang 40,24 kilometer.<\/p>\n<p>Untuk tingkat kemantaban Jalan ini 74,6 persen. Tahun ini, jelas Taufiq, pemerintah provinsi akan fokus pada perbaikan ruas Kali Rejo\u2013Pringsewu sepanjang 3,3 kilometer dengan anggaran Rp 12,96 miliar dan ruas Pringsewu\u2013Padasuka sepanjang 5,3 kilometer dengan anggaran Rp 6,48 miliar.<\/p>\n<p>\u201cProyek perbaikan jalan ini sudah dimulai sejak 4 Maret dan ditargetkan selesai dalam 180 hari kalender,\u201d jelas Taufiq.<\/p>\n<p>Perbaikan ini pula, kata Taufiq, diharapkan dapat mendukung distribusi hasil pertanian di Pringsewu, yang pada 2024 mencatat produksi padi sebesar 17.614 ton, jagung 28.000 ton, cabai keriting 43.000 ton, serta bawang merah 3.800 ton.(Herwan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prengsewu,hariansatelit.cim Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memulai perbaikan jalan di Kabupaten Pringsewu sebagai bagian komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur di provinsi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21585,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-21584","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pringsewu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21584","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21584"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21584\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21586,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21584\/revisions\/21586"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21584"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21584"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21584"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}