{"id":21277,"date":"2025-03-02T23:40:35","date_gmt":"2025-03-02T23:40:35","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=21277"},"modified":"2025-03-02T23:40:41","modified_gmt":"2025-03-02T23:40:41","slug":"pengamen-aniaya-warga-karena-tak-diberi-uang-di-lamteng-ditangkap-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2025\/03\/02\/pengamen-aniaya-warga-karena-tak-diberi-uang-di-lamteng-ditangkap-polisi\/","title":{"rendered":"Pengamen Aniaya Warga karena Tak Diberi Uang, di Lamteng Ditangkap Polisi"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Tengah,hariansatelit.com<\/p>\n<p>Seorang pengamen di Lampung Tengah harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga yang tidak memberinya uang.<\/p>\n<p>Kejadian ini terjadi pada Jumat (28\/2\/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di area parkir sebuah minimarket di Simpang Randu, Kampung Setia Bakti, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial BS (22), seorang pemuda asal Kota Palembang, Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku merasa kesal karena tidak diberi uang saat mengamen, sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban,&#8221; ujar Yuni pada Minggu (2\/3\/2025).<\/p>\n<p>Polisi berhasil menangkap BS hanya tiga jam setelah kejadian. Ia ditemukan bersembunyi di sebuah kontrakan di wilayah Seputih Banyak dan ditangkap tanpa perlawanan.<\/p>\n<p>Korban, Robi Figo, mengalami luka memar di wajah dan kepala akibat pukulan yang dilakukan berulang kali oleh pelaku.<\/p>\n<p>Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Seputih Banyak dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.<\/p>\n<p>Yuni menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk premanisme seperti yang dilakukan oleh BS.<\/p>\n<p>&#8220;Segala bentuk premanisme akan kami tindak, tidak ada tempat aman untuk para pelaku premanisme di wilayah Lampung seperti yang dilakukan oleh pelaku ini,&#8221; tandasnya.(Lastri\/Herwan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Tengah,hariansatelit.com Seorang pengamen di Lampung Tengah harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga yang tidak<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-21277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lamteng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21277","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21277"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21277\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21278,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21277\/revisions\/21278"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}