{"id":14400,"date":"2024-08-01T12:56:40","date_gmt":"2024-08-01T12:56:40","guid":{"rendered":"https:\/\/hariansatelit.com\/?p=14400"},"modified":"2024-08-01T12:56:57","modified_gmt":"2024-08-01T12:56:57","slug":"menuju-pertengahan-tahuninflasi-gabungan-provinsi-lampung-melanjutkan-tren-deselerasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/2024\/08\/01\/menuju-pertengahan-tahuninflasi-gabungan-provinsi-lampung-melanjutkan-tren-deselerasi\/","title":{"rendered":"Menuju Pertengahan Tahun, Inflasi Gabungan Provinsi Lampung Melanjutkan Tren Deselerasi"},"content":{"rendered":"<p>Bandar Lampung,hariansatelit.com<\/p>\n<p>Kenaikan harga beras disebabkan<br \/>\noleh penurunan pasokan pasca puncak panen pada periode April-Mei 2024.<\/p>\n<p>Kenaikan cabai rawit disebabkan oleh penurunan pasokan di tingkat distributor. Kenaikan harga emas di Provinsi Lampung sejalan dengan berlanjutnya tren kenaikan harga emas dunia.<\/p>\n<p>Lebih lanjut kenaikan harga kopi bubuk sejalan dengan kenaikan harga kopi robusta sejalan dengan tingginya permintaan ekspor di tengah. tetap tingginya harga kopi robusta dunia.<\/p>\n<p>Adapun kenaikan harga sigaret kretek tangan (SKT) sejalan dengan kenaikan tarif cukai rokok pada awal tahun 2024, Kamis\u00a0 (1\/8\/2024).<\/p>\n<p>Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memprakirakan bahwa inflasi IHK di Provinsi Lampung akan tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi 2,5\u00b11% (yoy) sampai dengan akhir tahun 2024.<\/p>\n<p>Namun, diperlukan upaya mitigasi risiko-risiko sebagai berikut, antara lain dari Inflasi Inti berupa:<\/p>\n<p>1. potensi kenaikan permintaan dampak kenaikan UMP tahun 2024;<\/p>\n<p>2.Berlanjutnya tren peningkatan<br \/>\nharga emas dunia. Sementara itu dari sisi Inflasi Volatile Food (VF), adalah (i) kenaikan harga beras seiring dengan berakhirnya periode panen raya; (ii) kenaikan harga minyak goreng sejalan dengan relaksasi HET MinyaKita.<\/p>\n<p>Selanjutnya risiko dari Inflasi Administered Price (AP) yang perlu mendapat perhatian di antaranya yaitu (i) Kenaikan harga aneka rokok sejalan dengan kenaikan tarif cukai rokok Tahun 2024 sebesar 10% dan rokok elektrik sebesar 15%; (iii) Kenaikan harga BBM sejalan dengan<br \/>\nmeningkatnya harga acuan.<\/p>\n<p>Meninjau perkembangan inflasi bulan berjalan dan mempertimbangkan risiko inflasi ke<br \/>\ndepan, Bank Indonesia dan TPID akan terus berupaya menjaga stabilitas harga. Adapun strategi 4K<br \/>\nyang ditempuh adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p>Keterjangkauan Harga<\/p>\n<p>a. Melakukan operasi pasar beras\/SPHP secara kontinyu hingga harga kembali turun sampai<br \/>\ndengan HET.<\/p>\n<p>b. Melakukan monitoring harga dan pasokan, khususnya pada komoditas beras dan daging ayam<br \/>\nras.<br \/>\nKetersediaan Pasokan<br \/>\na. Implementasi Toko Pengendalian Inflasi di seluruh wilayah IHK\/Non-IHK. Program tersebut<br \/>\ndibuka dengan toko MAPAN \u201cMetro Antisipatif Pengendalian Harga Pangan\u201c di Kota Metro<br \/>\ndan toko TAPIS \u201cToko Pengendalian Inflasi di Provinsi Lampung\u201c di Kota Bandar Lampung.<br \/>\nKelancaran Distribusi<\/p>\n<p>a. Penguatan kapasitas transportasi dengan penambahan volume penerbangan Lampung \u2013<br \/>\nJakarta, perluasan rute penerbangan Lampung \u2013 Bali dan Lampung \u2013 Batam, serta<br \/>\noperasionalisasi Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.<\/p>\n<p>b. Implementasi Mobil TOP \u201cTransportasi Operasi Pasar\u201c yang berperan sebagai transportasi<br \/>\nkomoditas yang dijual dalam operasi pasar. 4. Komunikasi efektif<\/p>\n<p>a. Melakukan rapat koordinasi rutin mingguan di setiap Kabupaten\/Kota dalam rangka menjaga<br \/>\nawareness instansi terkait dinamika harga dan pasokan terkini.<br \/>\nb. Memperkuat sinergi<\/p>\n<p>komunikasi dengan media dan masyarakat dalam rangka menghindari<br \/>\nperilaku panic buying.<br \/>\n(**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung,hariansatelit.com Kenaikan harga beras disebabkan oleh penurunan pasokan pasca puncak panen pada periode April-Mei 2024. Kenaikan cabai rawit disebabkan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14401,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-14400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bandarlampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14400"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14403,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14400\/revisions\/14403"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hariansatelit.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}